Postingan

BAB III PENGUJIAN DAN EVALUASI PRODUK TAHAP 2

   B.           STANDARISASI dan SERTIFIKASI PRODUK   1.    Pengertian Standarisasi Dan Sertifikasi Produk   Istilah dari standarisasi berasal dari kata standar yang memiliki arti satuan ukuran dan dapat digunakan sebagai dasar pembanding kualitas, kuantitas, nilai, dan hasil karya yang nyata. Dalam arti yang luas, standar menunjukkan spesifikasi dari suatu produk, bahan, maupun proses. Standarisasi diimplementasikan pada saat sebuah perusahaan menghasilkan dan mengeluarkan sebuah produk ke pasaran. (sumber :   https://www.caraprofesor.com/mengenal-pengertian-standarisasi ). Sebagai contoh,apabila produsen akan memproduksi kran air sebaiknya ukuran kran yang disuat mengikuti standar dari ukuran pipa air yang ada.Produsen bisa membuat kran dengan ukuran ¼ inci atau ½ inci sesuai dengan ukuran pipa air yang sering digunakan konsumen.   Menurut ketentuan Pasal 1 angka 2 PP NO. 102/2000 tentang Standar Nasi...

TUGAS BAB III PENGUJIAN DAN EVALUASI PRODUK (TAHAP 1)

  Jawaban Pertanyaan dibawa ini dengan singkat dan jelas !   1.       Jelaskan pengertian pengujian produk ?   2.       Uraikan secara singkat 3 kegunaan suatu perusahaan menggunakan pengujian produk ?   3.       Jelaskan peranaan pemerintah sebagai pihak yang ikut berperan dalam pengujian suatu produk?   4.       Jelaskan 6 persyaratan pengujian suatu produk sehingga produk tersebut benar – benar aman dikonsumsi oleh konsumen ?   5.       Berikan contoh nama produk elektronik,,produk rumah tangga baik interior ,maupun eksterior yang mempunyai Standar Nasional Indonesia ( SNI )? SILAHKAN KERJAKAN DI SELEMBAR KERTAS/ BUKU TULIS TIAP HALAMAN DI BERI NAMA NOMOR DAN KELAS KEMUDIAN DI FOTO DAN DI UPLOAD KE LINK  https://drive.google.com/drive/folders/1_k4DYP06s5G5Db9EV2lfLSWQdcOefD2p?usp=sharing     ...

BAB III PENGUJIAN DAN EVALUASI PRODUK (TAHAP 1)

  A. PENGUJIAN PRODUK   1.         Hakikat Pengujian Produk   Pengujian produk merupakan kegiatan penting untuk menjamin kualitas produk di pasaran,sebelum sebuah produk dipasarkan perlu dilakukan pengujian produk terlebih dahulu.Pengujian produk dilakukan degan pengukuran terhadap sifat dan kinerja produk tersebut sesuai standar tertentu.   Proses pengukuran sifat atau kinerja suatu produk inilah yang disebut dengan pengujian produk.Jadi pengujian produk adalah segala proses yang dilakukan oleh seorang peneliti,baik melalui pengukuran kinerja, keamanan, kualitas dan kesesuaian produk terhadap standar yang telah ditetapkan.  Bagi produsen,hasil pengujian produk berguna dalam pengarsipan dan untuk mendapatkan hak paten atas produknya.Selain itu,pengujian produk dapat digunakan sebagai persyaratan dalam peluncuran produk baru.Data hasil pengujian produk dapat digunakan sebagi rujukan ang tepat agar mendapatkan lisensi...

TUGAS BAB II PERAKITAN PRODUK (TAHAP III)

 Buatlah teka teki silang dengan soal mendatar dan menurun total 10 soal.  di kerjakan di selembar kertas. kertas pertama berisi soal dan teka teki silang kosongan lembar kedua berisi teka teki silang yang sudah terjawab (sebagai kunci jawaban) terimakasih  Sebagai bentuk daftar hadir kalian di pembelajaran kali ini, silahkan isikan data diri kalian ke link berikut  https://forms.gle/C4DscnWzoFoHRW4B8

BAB II PERAKITAN PRODUK (TAHAP III)

3. Metode Keseimbangan Lintasan    a. Metode Bobot Posisi      Metode bobot posisi sering dikenal pula dengan pendekatan Helgeson – Birnie. Metode ini dikembangkan oleh W.B. Helgeson dan D.P Birnie pada tahun 1961 dan merupakan metode heuristic yang paling awal dikembangkan. Metode ini merupakan gabungan antara metodeLargest – Candidate rule dan metode Killbridge and waster. Pada prinsipnya metode bobot posisi memperhitungkan nilai bobot posisi ( ranked positional weight), dan elemen yang memiliki bobot posisi terbesar diletakkan pda urutan teratas.             b. Metode pendekatan wilayah      Metode pendekata wilayah dikembangkan oleh Bedworth . Metode ini merupakan pengembangan dari pendekatan Helgeson – Birnie ( metode bobot posisi), Mansor dan Killbridge and wester. Pada prinsipnya metode ini berusaha membebankan terlebih dahulu pada operasi yang memiliki tanggung jawab kete...

TUGAS PERAKITAN PRODUK (TAHAP II)

 Setelah mempelajari materi pada link  https://kewirausahaanridartaintan.blogspot.com/2020/08/bab-ii-tahap-ii-sistem-perakitan-dan.html Silahkan kerjakan tugas berikut: 1. Sebut dan jelaskan 6 terminologi keseimbangan lintasan! 2. Carilah tiga contoh yang termasuk jenis perakitan tunggal! Sebagai daftar hadir silahkan isikan data diri kalian pada link berikut:  https://forms.gle/tApX8PJ9mqwUsuYv8

BAB II (TAHAP II) SISTEM PERAKITAN DAN KESEIMBANGAN LINTASAN

  C.       Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan   1.   Sistem perakitan   Ada beberapa macam jenis perakitan yang sering digunakan di dunia industri, hal ini  tergantung pada pekerjaan yang akan dilakukan. Biasanya faktor bentuk dan jumlah produk  yang akan dihasilkan sangat menentukan. Pada umumnya ada dua macam jenis perakitan  yaitu :  Perakitan Manual yaitu; perakitan yang sebagian besar proses dikerjakan secara konvensional atau menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana tanpa alat-alat bantu yang spesifik atau khusus.   Perakitan otomatis yaitu; perakitan yang dikerjakan dengan sistem otomatis seperti otomasi, elektronik, mekanik, gabungan mekanik dan elektronik (mekatronik), dan membutuhkan alat bantu yang lebih khusus.   Sedangkan untuk jenis perakitan dapat dibedakan menurut jenis produk yang akan dilakukan perakitan yaitu;   Produk tunggal Jenis perakitan...